MAKALAH PENGANTAR PASAR MODAL “ KONTRAK FUTURE DAN OPSI
“
S1 AKUNTANSI / D
FAKULTAS BISNIS DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS TEKNOLOGI YOGYAKARTA
YOGYAKARTA
2016
NAMA-NAMA KELOMPOK 11:
1. Aris Kuncoro 1125111
2. Rully Rio Tamara 1125111
3. Petrus R. Ohar 513 0111
4. Listra 513 0111
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Tuhan yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Tanpa pertolongan-Nya mungkin kami tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik.
Makalah ini disusun agar pembaca dapat mengetahui pengertian dan penjelasan tentang kontrak future dan opsi, di sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan akhirnya tugas ini dapat terselesaikan.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Kami mohon untuk saran dan kritiknya.
Pada akhirnya penulis ingin menyatakan perasaan terima kasih yang mendalam kepada :
1. Bapak Fajar Aribowo, SE., M.Si selaku dosen pengampu mata kuliah Pengantar Pasar Modal.
2. Orang tua kami yang pantang menyerah memberikan semangat dan dukungan agar terus menyelesaikan makalah Pengantar Pasar Modal ini.
3. Para sahabat-sahabat yang senantiasa mendoakan kami untuk menyelesaikan makalah ini.
Yogyakarta, 6 Mei 2016
Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN
Setelah krisis moneter yang dialami Indonesia sedikit mereda, pasar modal dan pasar uang mulai bergerak cukup dinamis seiring dengan meningkatnya aliran dana yang masuk ke negeri ini. Perkembangan ini memacu para investor dan pelaku pasar untuk lebih berhati-hati dan selektif dalam memilih dan menanamkan uangnya pada instrumen-instrumen investasi di pasar modal dan pasar uang. Saham dan obligasi sebagai instrumen yang paling populer di pasar modal merupakan salah satu alternative investasi bagi para investor. Untuk menghimpun dana masyarakat, pemerintah Indonesia juga menawarkan obligasi jangka panjang. Sedangkan instrumen pasar uang yang cenderung berjangka waktu pendek terdapat Sertifikat Bank Indonesia (SBI), dan surat berharga lainnya seperti commercial paper. Dalam hal investasi, para investor menginginkan tingkat pengembalian tertentu atas sejumlah risiko tertentu yang ditanggungnya. Saham umumnya menawarkan tingkat pengembalian yang relatif lebih tinggi daripada obligasi. Pada return yang tinggi ini juga melekat adanya tingkat risiko yang relatif tinggi, dimana untuk saham tidak terdapat adanya janji pembayaran dividen setiap periode dan harga yang relatif ditentukan oleh pergerakan pasar modal. Investor yang risk-averse, atau tidak menyukai risiko, cenderung lebih suka berinvestasi di Sertifikat Bank Indonesia (SBI) yang menjanjikan tingkat risiko dan pengembalian yang relatif lebih rendah.
Keinginan investor untuk melindungi dirinya dari adanya risiko investasi di pasar modal dapat diakomodasikan dengan adanya sekuritas derivatif, seperti futures dan options. Instrumen derivatif ini sebagai inovasi baru di pasar modal yang perannya sangat diperhatikan. Instrumen derivatif bukan sebuah klaim atas arus pendapatan seperti layaknya saham dan obligasi. Sebaliknya, instrumen derivatif merupakan kontrak perjanjian antara dua pihak untuk menjual atau membeli sejumlah barang (baik itu aktiva finansial maupun komoditas) pada tanggal tertentu di masa datang dengan harga yang telah disepakati saat ini. Dua jenis instrumen derivatif adalah option contract (kontrak opsi) dan futures contract (kontrak future).
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pasar Future
Pasar Future adalah perjanjian yang menyatakan volume standar suatu mata uang tertentu untuk ditukar pada tanggal jatuh tempo tertentu. Selain itu, futures kontrak diperdagangkan oleh spekulator yang berharap memperoleh manfaat dari prediksinya mengenai pergerakan kurs masa depan.
Munculnya futures karena pembeli pada umumnya memiliki preferensi yang berbeda atas spesifikasi kualitas, jumlah dan tempat penyerahan asset dasarnya. Spesifikasi kuantitas dan kualitas underlying assets, initial price, dan besarnya margin bagi kedua belah pihak tetap ditentukan oleh exchange’s clearing house atau bursa khusus memperdagangkan futures secara terorganisasi.
Pembeli kontrak futures menetapkan kurs nilai tukar untuk dibayarkan atas suatu valuta asing pada suatu waktu tertentu di masa depan. Secara alternatif, seorang penjual kontrak futures menetapkan kurs nilai tukar dimana suatu valuta asing akan ditukar untuk mata uang setempat. Di AS, kontrak futures dibeli untuk menetapkan jumlah dollar yang diperlukan untuk memperoleh jumlah valuta asing tertentu dalam jumlah tertentu, kontrak itu dijual untuk menetapkan jumlah dollar yang akan diterima dari penjualan valuta asing tertentu dalam jumlah tertentu. Perusahaan yang membuka posisi atas valuta asing dapat mempertimbangkan membeli atau menjual kontrak futures untuk mengkompensasi posisinya. Membeli futures kontrak dapat memungkinkan perusahaan membeli valuta asing pada kurs tetap tertentu. Umumnya hanya satu kali saat penyerahan.
Kontrak Futures
Kontrak futures adalah sebuah perjanjian atau komitmen dua pihak, untuk mengirimkan atau menerima instrumen finansial atau komoditas pada tanggal tertentu di masa datang, dengan harga yang telah ditentukan pada waktu penandatanganan kontrak. Pihak yang telah setuju untuk mengirim sesuatu dinamakan pihak yang menjual kontrak atau “go short”. Sedangkan pihak lain yang setuju untuk menerima dinamakan pihak yang membeli kontrak atau “go long”. Berbeda dengan kontrak opsi dimana individu yang terlibat pada kontrak mempunyai hak, bukan kewajiban, untuk membeli dan menjual aktiva finansial, kontrak futures mengatur bahwa individu yang terlibat kontrak berkewajiban melakukan pengiriman dan penerimaan. Transaksi futures juga berbeda dari transaksi “spot” yang mana mewajibkan pihak bertransaksi untuk melakukan pengiriman segera atau delivery “on the spot” pada harga spot.
Futures adalah kontrak berjangka panjang yang bersifat mengikat atau memberi kewajiban kepada kedua belah pihak untuk membeli atau menjual underlying asset tertentu (berupa valuta asing, tingkat bunga, ekuitas, atau komoditas) berdasarkan tingkat harga yang ditetapkan saat ini yang penyelesaian transaksinya dilakukan secara cash settelement di masa yang akan datang sesuai dengan expiration date yang ditetapkan di dalam kontrak tersebut.
Harga atas underlying assets dibedakan menjadi initial futures price (harga awal) dan terminal future price (harga pada saar kontrak futures di exercise) apabila terminal futures price lebih rendah daripada initial futures ketika dilaksanakan exercise, maka penjual akan mendapat profit. Sebaliknya, jika pada saat dilaksanakan exercise, terminal future price-nya dari underlying assets lebih tinggi dari pada initial futures pricenya, maka penjual yang akan memperoleh keuntungan.
Kondisi ini menunjukan bahwa kedua belah pihak di dalam kontrak futures ini memiliki symetric exposure, mengingat adanya potential loss dan profit function yang seimbang antara penjual dan pembeli.
Kontrak futures bukan dimaksudkan untuk memiliki underlying assets secara fisik, melainkan lebih merupakan financial instrument yang digunakan untuk meminimalisasi ekspektasi risiko dalam upaya mencapai profit tertentu.
Berdasarkan pada pertimbangan tersebut, sehingga kontrak futures pada umumnya tidak dipertahankan hingga expiration date, melainkan diselesaikan dengan cara closing out the position atau di reserve sebelum berakhirnya masa kontrak. Reverse dilakukan dengan mengambil posisi berlawanan atas kontrak yang sama, yaitu sebagai penjual kontrak futures pada tingkat harga yang lebih tinggi.
Kontrak futures diperdagangkan pada bursa yang telah terorganisasi, sedangkan kontrak forward dilakukan secara langsung antar dua pihak atau menggunakan jasa pihak bank.
Tujuan dari kontrak futures pada instrumen keuangan adalah untuk mengalihkan risiko perubahan pada harga sekuritas di masa datang dari satu pihak ke pihak lain dalam kontrak tersebut. Karena itu instrumen futures ini menawarkan suatu cara untuk mangatur tingkat risiko yang ada di pasar finansial.
Jenis dari kontrak future, yaitu : Currency Future Contracts
Merupakan kontrak yang telah distandardisasi dan diperdagangkan pada pasar future yang terorganisasir. Kontrak Futures mencantumkan suatu volume standar dari suatu mata uang yang diperdagangkan pada tanggal (settlement date) tertentu.
Currency Futures adalah kontrak yang menetapkan penukaran suatu valuta dalam volume tertentu pada tanggal penyelesaian tertentu. Kontrak Futures serupa dengan kontrak Forward, karena : “Memungkinkan pembeli untuk menggunakan harga yang harus dibayarkan bagi suatu valuta tertentu pada suatu waktu di masa depan”.
Menurut Madura (2000:67-68) pasar Currency Futures merupakan pasar yang memfasilitasi perdagangan kontrak Currency Futures. Suatu kontrak Currency Futures menetapkan suatu volume standar dari suatu valuta tertentu yang akan dipertukarkan pada tanggal penyelesaian (settlement date) tertentu di masa depan. Sebuah MNC (multi national corporation) yang ingin meng-hedge hutangnya akan membeli kontrak Currency Futures untuk mengunci harga suatu valuta di masa depan.
Terdapat ciri-ciri dari Kontrak Futures yaitu :
1) Daily resettlement (penentuan harga setiap hari) dan penempatan margin (sejumlah kecil deposito sebagai jaminan) diperlukan.
2) Penjual dan pembeli harus bertemu (bandingkan dengan kontrak forward yang dinegosiasikan lewat telpon) sehingga diperlukan suatu lantai bursa (disebut pit).
3) Ukuran kontrak dan tanggal penyerahan telah distandardisasi.
4) Spekulasi publik yang berkualitas didorong.
5) Mayoritas kontrak futures ditutup lewat revarshing trades sehingga penyerahan tidak pernah dilakukan.
Kelebihan dan Kekurangan Kontrak Futures
1. Kelebihan
a. Lebih kecilnya kontrak futures dan adanya kebebasan melikuidasi kontrak setiap waktu sebelum jatuh tempo.
b. Kontrak Futures yang diperdagangkan di pasar yang terorganisir dan jelas.
2. Kekurangan
a. Keterbatasan jumlah mata uang yang diperdagangkan.
b. Terbatasnya tanggal penyerahan.
c. Kakunya jumlah kontrak mata uang yang diserahkan.
B. Pasar Option
Pasar Option adalah perjanjian yang memberikan si pembeli option hak untuk membeli atau menjual kontrak di masa yang akan datang pada harga tertentu (Specific Price) dan pada atau sebelum waktu tertentu (Expiration Date). Option adalah perjanjian yang memberikan si pembeli option hak untuk membeli atau menjual kontrak di masa yang akan datang pada harga tertentu (Specific Price) dan pada atau sebelum waktu tertentu (Expiration Date). Option adalah kontrak resmi yang memberikan Hak (tanpa adanya kewajiban) untuk membeli atau menjual sebuah asset pada harga tertentu dan dalam jangka waktu tertentu. Options merupakan salah satu instrumen di dunia pasar modal (derivatives) untuk meminimalisasi resiko dan sekaligus memaksimalkan keuntungan dengan daya ungkit (leverage) yang lebih besar (Limited Loss with Unlimited Profit).
Dari pengertian umum mengenai option di atas dapat dilihat beberapa point penting yang menggambarkan transaksi option yaitu :
1. Option memberi pemegangnya hak bukan kewajiban untuk membeli atau menjual sesuatu. Berbeda dengan jenis transaksi jual beli yang sudah dikenal selama ini yang mengikat masing-masing pihak dengan satu kewajiban untuk membayar atau memberikan satu barang tertentu yang diperjualbelikan maka option memmberi pemegangnya hak bukan kewajiban untuk menjual atau membeli satu barang yang diperjanjikan. Pemegang option tidak bisa dipaksa untuk membeli atau menjual satu barang yang diperjanjikan tersebut.
2. Hak untuk menjual atau membeli suatu barang tersebut hanya bisa dilaksanakan kepada waktu tertentu di masa yang akan datang atau sebelumnya. Hal ini tergantung dari jenis option yang dipegang ada option yang mengatur bahwa hak untuk membeli atau menjual satu barang bisa dilaksanakan pada saat waktu tertentu di masa yang akan datang tidak dapat dilaksanakan sebelum waktu yang ditentukan tersebut, adapula jenis option yang hak untuk membeli atau menjualnya dapat dilaksanakan sebelumnya.
3. Apabila pemegang option melaksanakan haknya untuk membeli atau menjual satu barang tertentu maka harga barang yang dibeli atau dijual tersebut sudah ditentukan sebelumnya (biasanya ditentukan pada saat transaksi option dilakukan) tidak peduli berapa harga pasar barang tersebut saat pelaksanaan hak. Jadi harga yang dipakai saat pelaksanaan hak sudah ditentukan sebelumnya dan bukan harga pasar barang tersebut saat itu.
Dalam pasar valuta asing transaksi option valuta asing dapat di artikan sebagai satu instrumen keuangan yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli atau menjual satu mata uang tertentu dalam jumlah tertentu pada saat waktu tertentu dimasa yang akan datang dan atau sebelumnya dengan kurs yang sudah ditentukan sebelumnya (biasanya sudah ditentukan saat transaksi dilakukan).
Terdapat beberapa kategori untuk membedakan jenis option yang ada saat ini. Apabila dilihat dari jenis hak yang dimiliki oleh pemegang option maka option dapat dibagi menjadi dua yaitu :
a. Call Option yang memberikan hak membeli sesuatu kepada pemegangnya.
b. Put Option yang memberikan hak menjual sesuatu kepada pemegangnya.
Apabila dilihat dari waktu untuk melaksanakan hak tersebut maka option pada dasarnya dibagi dua golongan besar yaitu :
a) European Type Option yaitu option yang hanya dapat dilaksanakan pada satu tanggal yang sudah ditentukan. Tanggal tersebut biasa disebut Exercise Date.
b) American Type Option yaitu option yang dapat dilaksanakan pada satu tanggal yang sudah ditentukan atau sebelumnya. Sehingga waktu pelaksanaan hak American Type Option adalah sejak tanggal kontrak option ditanda tangani sampai dengan Exercise Date.
Fungsi dari Options adalah sebagai berikut :
1. Proteksi nilai asset. ( Asuransi nilai saham )
Salah satu strategi yang umum digunakan dengan options adalah memproteksi nilai portofolio terhadap jatuhnya harga-harga saham, dengan membeli Put option. Dengan membeli Put option ini investor berhak menjual sahamnya pada harga tertentu meskipun dipasar harga saham tersebut sudah turun sampai nol sekalipun.
2. Menghasilkan pendapatan tambahan dari assetnya
Para investor akan menggunakan strategi yang dikenal dengan nama Covered Call untuk menghasilkan pendapatan tambahan dari sahamnya. Ini mirip dengan seorang investor menyewakan rumahnya, tetapi dalam hal ini yang disewakan adalah sahamnya. Dengan strategi ini seorang investor akan Sell Call (menjual kontrak Call option ) dengan jaminan sahamnya. Ketika ia menjual Call option berarti investor tersebut Wajib menjual sahamnya pada harga yang disepakati selama kontrak masih berlaku.
3. Leverage
Options memberikan suatu kesempatan yang besar memperoleh hasil investasi yang tinggi dari modal yang kecil . Disini options memberikan leverage bagi investor tersebut. Options berfungsi sebagai leverage apabila kita hanya membeli optionsnya saja tanpa membeli sahamnya.
4. Discount
Options juga dapat berfungsi sebagai discount untuk membeli saham. Apabila kita ingin membeli saham, kita dapat menawarnya terlebih dahulu agar saham yang akan kita beli harganya menjadi lebih murah. Dan dalam penawaran ini kita mendapatkan suatu premi sejumlah tertentu. Strategi ini disebut pula naked put. Apabila saham telah menyentuh harga yang kita tawar maka kita harus membeli saham tersebut, tetapi harganya tentu lebih murah karena kita telah melakukan penawaran dan menerima premi di awal.
5. Strategy Investasi
Options juga dapat berfungsi sebagai strategi investasi. Karena banyaknya strategi di options, maka options dapat berguna di berbagai situasi market. Baik itu market yang uptrend, sideways maupun downtrend. Strategi strategi ini apabila dipahami dan dipelajari dengan baik , tentu akan sangat membantu kita memperoleh hasil yang kita inginkan dalam berbagai situasi market. Jadi setiap saat kita dapat memasuki market dengan strategi yang berbeda-beda.
Opsi Valuta (Currency Option) adalah tipe kontrak alternatif yang dapat dibeli atau dijual oleh para spekulan atau perusahaan-perusahaan.
Opsi Valuta disediakan oleh :
a. Sejumlah bursa
b.Bank-bank komersial
c. Perusahaan-perusahaan pialang
Opsi Valuta dapat digolongkan menjadi 2 macam, yaitu ;
1) Currency Call Option
Currency Call Option adalah kontrak yang memberikan hak untuk membeli suatu valuta tertentu pada kurs (harga) tertentu selama periode waktu tertentu. Exercise Price atau Strike Price adalah harga yang harus dibayarkan pemilik opsi pada saat ingin menggunakan haknya membeli valuta. Tiap Opsi memiliki tanggal jatuh tempo bulanan masing-masing.
Menurut Madura (2000:131) contoh dari transaksi currency call options yaitu ada kemungkinan perusahaan sebuah perusahaan akan membutuhkan valuta asing di masa depan, tetapi perusahaan tidak begitu yakin.
Call Option dapat dimanfaatkan jika seseorang ingin mencuci harga yang harus dibayarkan bagi suatu valuta di masa depan. Jika kurs spot dari suatu valuta naik melampaui strike price nya, pemilik Call Option dapat menggunakan haknya dengan membeli valuat pada strike price yang lebih rendah dari kurs spot.
Strategi ini kurang lebih sama dengan strategi yang digunakan oleh pembeli kontrak futures, tetapi kontrak futures mewajibkan pelakunya melakukan sesuatu (yaitu, membeli atau menjual), sedangkan opsi valuta tidak mewajibkan pembelinya melakukan apapun. Pemilik Call Option yang telah jatuh tempo hanya merugi sebatas call premium (yaitu, harga pembelian opsi) yang mereka bayar pada awalnya.
Suatu Currency Call Option Diklasifikasikan menjadi 3 macam, yaitu :
a) In The Money adalah istilah dimana kurs berjalan melampaui (lebih besar) dari strike price.
b) At The Money adalah istilah dimana kurs berjalan sama dengan strike price.
c) Out Of Money adalah istilah dimana kurs berjalan lebih rendah dari strike price.
Bagi valuta dan tanggal jatuh tempo tertentu, suatu In The Money Call Option akan memerlukan Premium yang lebih tinggi daripada opsi At The Money atau Out Of Money. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Premium Call Option, yaitu :
a. Kurs Spot berjalan relatif terhadap Strike Price
Semakin tinggi kurs spot berjalan relatif terhadap strike price, semakin tinggi harga opsi. Hal ini dikarenakan semakin tingginya probabilitas pembelian valuta pada harga yang jauh lebih rendah dibandingkan harga penjualanya. Hubungan ini dapat diverifikasi dengan membandingkan premium dari opsi valuta dan tanggal jatuh tempo tertentu yang memilki strike price yang berbeda.
b. Lamanya Waktu Sebelum Tanggal Jatuh Tempo
Secara umum diperkirakan bahwa kurs spot memiliki kesempatan yang lebih besar untuk naik melampaui strike price jika waktu jatuh temponya masih lama. Hubungan ini dapat diverifikasi dengan membandingkan premium dari opsi valuta dan strike price tertentu yang memiliki tanggal jatuh tempo yang berbeda.
c. Variabilitas Valuta
Semakin besar variabilitas valuta, semakin tinggi probabilitas kurs spot akan melampaui strike price. Jadi, Call Option dari valuta-valuta yang lebih bergejolak akan memiliki harga yang lebih tinggi. Contoh : Dollar Kanada merupakan valuta yang lebih stabil dibandingkan valuta lain. Jika faktor-faktor lain semuanya sama, harga call option dollar Kanada akan lebih murah dari harga call option valuta-valuta lain.
2) Currency Put Option
Currency Put Option adalah kontrak yang memberikan hak untuk menjual suatu valuta tertentu pada kurs tertentu/harga tertentu (strike price) selama periode waktu tertentu. Pemilik Currency Put Option diberikan hak untuk menjual suatu valuta dengan harga tertentu (strike price) sepanjang periode waktu tertentu. Sama seperti call option, pemilik put option tidak diwajibkan untuk menggunakan hak opsinya. Jadi, kerugian potensial maksimum bagi pemilik put option adalah sebesar premium yang dibayarkan pada saat membeli opsi.
Suatu Currency Put Option Diklasifikasikan menjadi 3 macam, yaitu :
a) In The Money adalah istilah dimana kurs berjalan lebih kecil dari strike price.
b) At The Money adalah istilah dimana kurs berjalan sama dengan strike price.
c) Out Of Money adalah istilah dimana kurs berjalan lebih tinggi dari strike price.
Bagi valuta dan tanggal jatuh tempo tertentu, suatu In The Money Put Option akan memerlukan Premium yang lebih tinggi daripada opsi At The Money atau Out Of Money. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Premium Put Option, yaitu :
a. Kurs Spot berjalan relatif terhadap Strike Price
Semakin rendah kurs spot berjalan relatif terhadap strike price, semakin berharga put option, karena semakin besar kemungkinan put option digunakan.
b. Lamanya Waktu Sebelum Tanggal Jatuh Tempo
Yang mempengaruhi premium put option adalah lamanya waktu hingga tanggal jatuh tempo sama seperti call option, semakin panjang waktu jatuh tempo, semakin besar premiumnya. Periode yang lebih panjang menciptakan probabilitas gejolak valuta yang lebih besar dan semakin besar kemungkinan opsi akan digunakan. Hubungan ini dapat diuji dengan menilai kuotasi premium put option bagi suatu valuta tertentu dengan tanggal jatuh tempo yang berbeda-beda.
c. Variabilitas Valuta
Semakin besar variabilitas valuta, semakin besar premium put option, yang sekali lagi mencerminkan yang akan digunakan.
Put Option dapat dan biasa digunakan oleh perusahaan untuk melindungi atau meng-cover open position recievable dari transaksi keuangan internasional.
Menurut Madura (2000:67-68) menjelaskan pasar Currency Options merupakan pasar yang memfasilitasi perdagangan kontrak currency options. Kontrak currency options dapat diklasifikasikan sebagai call atau put. Suatu currency call Options menyediakan hak untuk membeli suatu valuta tertentu dengan harga tertentu (yang dinamakan dengan strike price atau exercise price) dalam suatu periode waktu tertentu. currency call options digunakan untuk meng-hedge hutang-hutang valas yang harus dibayarkan di masa depan. currency put options memberikan hak untuk menjual suatu valuta asing dengan harga tertentu dalam suatu periode waktu tertentu. Currency put options digunakan untuk meng-hedge piutang-piutang valas yang akan diterima di masa depan.
Pasar Futures dan Option digunakan untuk mengantisipasi risiko valas yang diakibatkan oleh transaksi bisnis dan juga untuk tujuan spekulatif. Biasanya disebut sebagai surat berharga derivatif (derivative securitas). Surat berharga derivatif umumnya digunakan untuk melindungi investor dari risiko keuangan, misalnya pada Perusahaan makanan yang menggantungkan input dari pasar gandum, dapat melindungi diri dari gejolak harga gandum (misalnya karena banjir atau kekeringan menyebabkan harga gandum meningkat) dengan membeli kontrak futures.
BAB III
KESIMPULAN
Pasar Future
Pasar Future adalah perjanjian yang menyatakan volume standar suatu mata uang tertentu untuk ditukar pada tanggal jatuh tempo tertentu. Futures kontrak umumnya digunakan oleh MNC untuk lindung nilai posisi valuta asingnya. Selain itu, futures kontrak diperdagangkan oleh spekulator yang berharap memperoleh manfaat dari prediksinya mengenai pergerakan kurs masa depan.
Kontrak futures adalah sebuah perjanjian atau komitmen dua pihak, untuk mengirimkan atau menerima instrumen finansial atau komoditas pada tanggal tertentu di masa datang, dengan harga yang telah ditentukan pada waktu penandatanganan kontrak. Pihak yang telah setuju untuk mengirim sesuatu dinamakan pihak yang menjual kontrak atau “go short”. Sedangkan pihak lain yang setuju untuk menerima dinamakan pihak yang membeli kontrak atau “go long”. Berbeda dengan kontrak opsi dimana individu yang terlibat pada kontrak mempunyai hak, bukan kewajiban, untuk membeli dan menjual aktiva finansial, kontrak futures mengatur bahwa individu yang terlibat kontrak berkewajiban melakukan pengiriman dan penerimaan. Transaksi futures juga berbeda dari transaksi “spot” yang mana mewajibkan pihak bertransaksi untuk melakukan pengiriman segera atau delivery “on the spot” pada harga spot.
Jenis dari kontrak future, yaitu : Currency Future Contracts
Terdapat ciri-ciri dari Kontrak Futures yaitu :
1) Daily resettlement (penentuan harga setiap hari) dan penempatan margin (sejumlah kecil deposito sebagai jaminan) diperlukan.
2) Penjual dan pembeli harus bertemu (bandingkan dengan kontrak forward yang dinegosiasikan lewat telpon) sehingga diperlukan suatu lantai bursa (disebut pit).
3) Ukuran kontrak dan tanggal penyerahan telah distandardisasi.
4) Spekulasi publik yang berkualitas didorong.
5) Mayoritas kontrak futures ditutup lewat revarshing trades sehingga penyerahan tidak pernah dilakukan.
Pasar Option
Pasar Option adalah perjanjian yang memberikan si pembeli option hak untuk membeli atau menjual kontrak di masa yang akan datang pada harga tertentu (Specific Price) dan pada atau sebelum waktu tertentu (Expiration Date). Option adalah kontrak resmi yang memberikan Hak (tanpa adanya kewajiban) untuk membeli atau menjual sebuah asset pada harga tertentu dan dalam jangka waktu tertentu. Options merupakan salah satu instrumen di dunia pasar modal (derivatives) untuk meminimalisasi resiko dan sekaligus memaksimalkan keuntungan dengan daya ungkit (leverage) yang lebih besar (Limited Loss with Unlimited Profit).
Fungsi dari Options adalah sebagai berikut :
1. Proteksi nilai asset. ( Asuransi nilai saham )
2. Menghasilkan pendapatan tambahan dari assetnya
3. Leverage
4. Discount
5. Strategy Investasi
Opsi Valuta (Currency Option) adalah tipe kontrak alternatif yang dapat dibeli atau dijual oleh para spekulan atau perusahaan-perusahaan.
Opsi Valuta dapat digolongkan menjadi 2 macam, yaitu ;
1) Currency Call Option
2) Currency Put Option
Komentar
Posting Komentar